Aspirasi Anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega

Aspirasi ini dibacakan pada saat Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Selatan oleh Ketua DKC (Dewan Kerja Cabang) dan Ketua DKR (Dewan Kerja Ranting) Cilandak RIdwan IKa Purwoko pada Musyawarah Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Cilandak.

Salam Pramuka,

Puji syukur kehadirat Alloh SWT, atas berkat Rahmat dan Karunia-Nya kita dapat berkumpul pada acara Musyawarah Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan tahun 2010.

Ketika kami mendapat kepercayaan untuk mengikuti Musyawarah Ranting, terbesit sejumlah pertanyaan yang kami harapkan dapat menjadi perhatian kakak-kakak yang hadir pada hari ini. Apakah keberadaan kami disini hanya sebagai formalitas dan pelengkap saja atau memang dapat benar-benar menyampaikan aspirasi kami tentang apa seharusnya kami lakukan.

Ada beberapa hal yang secara umum dapat kami sampaikan mengenai eksistensi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

POLA DAN MEKANISMA PEMBINAAN PRAMUKA PENEGAK DAN PANDEGA

1. Keselarasan Rencana Pramuka Penegak dan Pandega.

Dalam rangka pembinaan dan pengembangan Pramuka dan Pandega yang lebih baik sangat diperlukan adanya keselarasan Rencana Kerja Pramuka Penegak dan Pandega mulai dari tingkat Kwartir Nasional sampai dengan Gugus Depan. Keselarasan Rencana Kerja ini sangat diperlukan agar dapat terlaksana secara terarah, terpadu dan berkesinambungan oleh seluruh jajaran Pramuka Penegak dan Pandega khususnya dan Gerakan Pramuka pada umumnya. Apabila hal ini kurang begitu penting, maka sedikit banyaknya akan menimbulkan dampak ketidakjelasan/kerancuan disemua jajaran Gerakan Pramuka.

2.   Pramuka Penegak dan Pandega sebagai Objek dan Subjek.

Pramuka Penegak dan Pandega semestinya diperlukan dan dihargai sebagai objek sekaligus sebagai subjek, yaitu sebagai manusia yang memiliki cipta, rasa dan karsa yang perlu dikembangkan. Namun kenyataan yang sering ditemui dilapangan banyak yang memandang Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega hanya sebagai objek semata sehingga Pembinaan dan Pengembangannya berjalan tidak sesuai dengan harapan. Oleh karena itu perlu adanya penekana program kegiatan yang berupa peningkatan kualitas dan kuantitas disegala aspek yang berkaitan dengan Pembinaan dilapangan dnegan mengandalkan Gugus Depan sebagi ujung tombak.

3. Pemberdayaan wadah-wadah Pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

Wada-wadah Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega yang ada diharapkan sebagai wadah pengembangan pribadi bagi Pramuka Penegak dan Pandega sesuai dengan minat, yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi pembinaan dan pengembangan Pramuka Penegak dan Pandega, diantaranya :

  1. Minimnya Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega, baik secara kualitas dan kuantitas.
  2. Kurang populernya Kelompok Kerja (POKJA) dikalangan Pramuka Penegak dan Pandega maupun orang dewasa, sehingga membuat tidak tertarik terlibat dalam Kelompok Kerja, guna membahas dan menyusun rumusan-rumusan untuk pembinaan dan pengembangan Pramuka Penegak dan Pandega.
  3. Kecenderungan ketidak tertarikan terhadap Sangga Kerja sehingga wadah pembinaan yang dapat melatih dan mengembangkan diri disuatu kegiatan kurang berhasil.

Dengan kompleksnya permasalahan yang ada pada wadah-wadah pembinaan Pramuka dan Pandega, untuk itu perlu :

  1. Sosialisasi yang lebih baik dan intens mengenai wada-wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega kepada berbagai pihak yang berkaitan dengan Pembinaan dan Pengembangan Pramuka Penegak dan Pandega, baik itu Majelis Pembimbing, Kwartir, Instansi terkait, Pembina maupun Penegak dan Pandega – nya itu sendiri.
  2. Adanya kesamaan gerak dan langkah dari berbagai pihak dalam mengembangkan Pramuka Penegak dan Pandega.

Dan perlu diingat bahwa beberapa hal diatas, hanyalah beberapa permasalahan dari sekian banyak permasalahan yang menyelimuti wadah-wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega.

PETUNJUK PENYELENGGARAAN DEWAN KERJA

Salah satu fungsi yang diharapkan dari Dewan Kerja adalah sebagai perencanaan dan penyelenggaraan pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega sesuai keputusan Musppanitera. Namun seringkali dijumpai kenyataan dilapangan bahwa fungsi Dewan Kerja sebagai perencanaan dan penyelenggaraan pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega kurang berjalan dengan baik dikarenakan ketidakpahaman pihak kwartir didalam melaksanakan pola pembinaan terhadap Anggota Pramuka Penegak dan Pandega. Untuk itu hal-hal yang berkaitan dengan Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja (terutama Tugas, Fungsi, Wewenang, dan Tanggung Jawab Dewan Kerja) harus disosialisasikan kepada berbagai pihak yang berkaitan dengan Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega, serta bersama-sama untuk mengerti dan memahaminya. Sehingga akhirnya semua dapat berjalan menjadi suatu sinergi yang apik dan harmonis guna meningkatkan kualitas dan kuantitas Pramuka Penegak dan Pandega.

Demikian aspirasi yang dapat kami sampaikan, semoga dengan segala kekurangan yang ada dapat menjadi sumbangsih kecil bagi Pembinaan dan Pengembangan Pramuka Penegak dan Pandega di Kecamatan Cilandak. Mohon maaf bila ada kesalahan dan kekhilafan yang mungkin terjadi. Semoga Musyawarah Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Cilandak ini dapat mempertemukan antara harapan dan kenyataan. Amiiin

Jakarta, 11 Maret 2010

Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega

Kwartir Ranting Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan

Ridwan Ika Purwoko

Ketua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s